AKU SETANGKAI
MAWAR
Ku
umpamakan diriku setangkai mawar,
Aku
yang berduri namun tetap mewangi.
Aku
yang menjaga keindahan tiap kelopak-kelopak.
Aku
setangkai mawar yang kini merekah,
Yang
tiada lagi layu seperti dahulu,
Nan
hampir kering dan siap berguguran.
Aku
setangkai mawar yang kini mekar,
Yang
kini kau percikkan aku dengan tetesan-tetesan air cintamu,
Yang
kau sirami diriku dengan aliran air kasih sayangmu.
Aku
setangkai mawar yang kini bersemi,
Yang
menjelma, berubah menjadi satu bunga nan indah,
Yang
berharga bagi kehidupanmu.
Aku
setangkai mawar yang berharap padamu,
Selalu
kau menjagaku tetap berbunga,
Tak
membiarkanku melayu, bahkan mengering,
Lalu
kau jadikan aq satu-satunya bunga terindah di dalam taman hatimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar