Rabu, 04 April 2012

Di Saat-saat Terindah


Di Saat-saat Terindah

Di saat kau hadir dan menyapaku disini.
Di saat kau datang tepat di hadapanku,
lalu kau mulai memasuki kehidupanku lebih dalam.
Seolah aku tiada berdaya karena dirimu.
Dan aku yang tiada tahu pasti apa yang ada di hati
Aku yang tiada sanggup ucapkan apa yang ku rasakan.
Aku yang hanya terpaku terdiam,
tiada kata terucap lewat kedua bibir ini,
namun tersiratkan dari kedua mata ini,
Yang mampu kau baca dengan jelas di tatapanku,
Yaitu kebahagiaan, kebahagiaanku bersama dirimu.
Cintamu yang seketika mengisi kekosongan hatiku,
lalu sayangmu turut menjalar di setiap aliran darahku.
Cintamu yang kemudian hidup di setiap hembusan nafas,
Lalu merubah nyanyian-nyanyian  kesunyian dihatiku.
Cintamu yang menggugurkan kesenyapan hidupku,
Menjadikanku terus menyanyikan syair-syair lagu cinta,
Lalu membuatku menuliskan sajak-sajak kasih sayang.
Aku yang mampu merasakan keagungan cintamu.
Bagaikan seberkas cahaya yang terpancar dari isi hatimu,
memungkinkanku hidup dalam kedamaian di antara penjagaanmu.
Kau yang kini senantiasa membisikkan kata-kata cintamu,
Kau yang kini terus mengumandangkan kasih sayangmu,
Kau yang selalu melambungkan diriku ke atas,
lalu kau menerbangkanku di antara awan-awan kebahagiaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar