Di Saat-saat
Terindah
Di
saat kau hadir dan menyapaku disini.
Di
saat kau datang tepat di hadapanku,
lalu
kau mulai memasuki kehidupanku lebih dalam.
Seolah aku tiada berdaya karena
dirimu.
Dan aku yang tiada tahu pasti
apa yang ada di hati
Aku yang tiada sanggup ucapkan
apa yang ku rasakan.
Aku yang hanya terpaku
terdiam,
tiada kata
terucap lewat kedua bibir ini,
namun tersiratkan
dari kedua mata ini,
Yang mampu kau
baca dengan jelas di tatapanku,
Yaitu kebahagiaan,
kebahagiaanku bersama dirimu.
Cintamu yang
seketika mengisi kekosongan hatiku,
lalu sayangmu
turut menjalar di setiap aliran darahku.
Cintamu yang
kemudian hidup di setiap hembusan nafas,
Lalu merubah
nyanyian-nyanyian kesunyian dihatiku.
Cintamu yang
menggugurkan kesenyapan hidupku,
Menjadikanku
terus menyanyikan syair-syair lagu cinta,
Lalu membuatku
menuliskan sajak-sajak kasih sayang.
Aku yang mampu merasakan
keagungan cintamu.
Bagaikan seberkas
cahaya yang terpancar dari isi hatimu,
memungkinkanku
hidup dalam kedamaian di antara penjagaanmu.
Kau yang kini senantiasa
membisikkan kata-kata cintamu,
Kau yang kini terus
mengumandangkan kasih sayangmu,
Kau yang selalu melambungkan
diriku ke atas,
lalu kau menerbangkanku di
antara awan-awan kebahagiaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar